FIGHT NEVER ENDING

  • Resensi Film /
    13 Oct 2016

    Me VS Mami Refleksi Hubungan Ibu dan Anak yang Tak Pernah Akur

    Sinopsis Chef Maudy Wirasti (Cut Mini) dan remaja perempuannya, Mira (Irish Bella) tak pernah akur dalam kesehariannya. Selalu bertentangan pendapat dan perbedaan prinsipnya membuat keributan demi keributan mewarnai rumah mereka. Maudy, seorang single mom yang membesarkan anaknya seorang diri. Kesibukannya menjadi Celebrity Chef dan host acara di televisi membuatnya tak punya waktu untuk melakukan kebersamaan dengan anaknya. Kondisi ini membuat mereka sering beradu pendapat dan berselisih paham. Mira bahkan kerap menyalahkan ibunya yang terlalu sibuk dan punya asumsi inilah pemicu perceraian dengan ayahnya. Klop ketidak kompakan itu dengan seorang ibu bawel gak ketulungan vs anaknya yang agak ngeyel dan bersikap semaunya. Suatu hari Uci (Nenek Buyut) Mira dari pihak ayahnya sakit keras
  • Resensi Film /
    12 Oct 2016

    Wonderful Life Film Inspirasi Bagi Para Orang Tua

    SINOPSIS Amalia (Atiqah Hasiholan), seorang ibu dengan kesibukan kantor yang tak pernah ada ujungnya, berusaha membuat hidupnya sempurna dengan segala upayanya. Termasuk ingin menjadikan anaknya pintar dalam hal akademis. Sikap ini menular dari pola asuh ayahnya yang mendidik anak-anaknya bersikap perfeksionis tanpa kompromi. Sampai adik Amalia yang hanya punya IP 3 dianggap pas-pasan dan ditekan terus oleh ayahnya sampai meninggal. Amalia pun keras memaksakan anaknya Aqil (Sinyo) Berapa pun biaya dia keluarkan untuk menjadikan Aqil pintar, datang ke beberapa psikolog dan therapyst tapi hasilnya tetap, Aqil divonis disleksia, kondisi kesulitan membaca dan menulis. Tetapi Aqil punya bakat menggambar dan mewarnai. Sikapnya pun ceria dan normal. Kakek Aqil tetap menyuruh Amalia mengobati A
  • Resensi Film /
    22 Sep 2016

    Mengenal Sosok Chrisye Melalui Film

    Chrisye, siapa pun akan langsung tertuju pada karya-karyanya yang membahana ketika mendengar nama sosok ini. Selain lagu-lagunya yang melegenda ditambah keunikan gaya dan musiknya, membuat mudah dikenang dan susah dilupakan. Penyanyi yang kerap mengeluarkan hits nya ini memberikan tempat terhormat di kancah musik Indonesia. Beliau penyanyi pertama yang berhasil menggelar konser tunggal sebanyak empat kali. Semua karyanya selalu dirindukan. Namun adakah yang tahu bagaimana sosok Chrisye dalam kesehariannya? Semasa hidupnya, kurang menampilkan sisi kepribadian maupun keluarganya. Tentu saja banyak penggemar yang ingin mengenal lebih dekat sosoknya. Meskipun sudah tiada. MNC Pictures dan Vito Global Visi menjawab kerinduan para penggemarnya untuk menampakkan sosok Chrisye melalui film berj
  • Resensi Film /
    20 Jan 2015

    Di Balik 98, Bukan Film Politik

    Dibalik 98 Mengulas sisi kehidupan di Tahun 98 yang identik dengan pergerakan mahasiswa yang klimaks dalam menentang kebijakan orde baru yang menurut mereka kurang memihak rakyat kecil serta krisis moneter. Ada cerita sebuah keluarga yang kena imbas situasi ini. Adalah Bagus (Doni Alamsyah) tentara berpangkat Letnan Dua suami Salma (Ririn Ekawati) yang pegawai istana. Sementara Diana (Chelsea Islan) adik dari Salma, tinggal bersama mereka. Salma tengah hamil tua dan Diana masih kuliah di Trisakti, kerap mengikuti demo mahasiswa, memperjuangkan reformasi. Aktivitas Diana yang setiap harinya mengikuti demonstrasi, membuat Salma dan Bagus selalu berbeda pendapat dengan sikap adik / adik iparnya ini. Tetapi Diana tidak goyah, bahkan sampai meninggalkan rumah demi memperjuang
  • Resensi Film /
    7 Mar 2013

    Naruto Shippuuden Movie 6 , Road To Ninja

    Animasi Jepang memang paling di akui dunia kualitasnya. Baik untuk ilustrasi komik, aksesories maupun film. Siapa yang tak tahu serial Naruto yang wara wiri di pertelevisian Indonesia? Tayangan ini selalu di nanti anak-anak karena seru dan sering menampilkan tokoh yang bernuansa pahlawan. Walaupun pada pertengahan Tahun 2011 film Naruto ini pernah di cekal di Indonesia. Karena kerap menampilkan adegan dewasa dan heroik. Meski genre-nya animasi. Tentu tidak patut di tonton anak-anak. Namun seiring waktu banyak mengalami evaluasi dan sensor. Maka diperbolehkan lagi tayang. Nobar ini dipersembahkan oleh Indosat Tanggal 02 Maret 2012, Sabtu lalu saya mendapat undangan eksklusif dari Indosat unuk nonton bareng Naruto The Movie 6 Kali ini Judulnya Road To Ninja. Senang sekali te
  • Resensi Film /
    25 Feb 2013

    Nonton Bareng Rectoverso Dimanjakan UseeTV

    Tanggal 15 Februari lalu, saya dan beberapa teman blogger ikut nonton bareng Rectoverso. Film yang di angkat dari kumpulan cerita Dewi Lestari. Saya sangat suka dengan karya Dewi Lestari. Makanya saya antusias mendaftar ketika ada acara nobar bareng yang diselenggarakan oleh UseeTV. Foto dulu sebelum nonton Pulang kerja saya langsung ke Plaza Senayan XXI tempat nobar di lakasanakan. Sebelum nonton kami registrasi dan mendapatkan voucer untuk ditukar popcorn plus softdrink. Tak hanya itu, kami pun di beri godie bag yang terdiri dari kaos, dompet, tas jinjing dan pin UseeTV bertuliskan Rectoverso juga. Asyik kan? Bak seleb aja nih semua blogger sebelum menuju studio, berfoto dulu di backdrop yang telah disediakan. Gak nanggung, yang moto itu photographer. Di shoot UseeTV pul
  • Resensi Film /
    4 Mar 2011

    Rumah Tanpa Jendela

    Akhir pekan kemarin , Sekar ingin nonton movie berjudul Rumah Tanpa Jendela, langsung saja saya iya kan sebab dilihat dari poster promo nya terlihat pas buat tontonan anak anak. Memang tak salah dengan feeling saya, film keluarga berdurasi satu setengah jam ini memberikan setetes embun di padang pasir yang gersang, disaat film film Indonesia dibanjiri oleh film film horor yang bermuatan mistik, seksual dan kriminal, sungguh memprihatinkan. Film Rumah Tanpa Jendela adalah film musikal karya Aditya Gumay, yang dahulu adalah seorang pendiri Lenong Bocah yang tayang di RCTI pada pertengahan 90an, dalam film ini ada Rara yang anak seorang pemulung yang tinggal di tempat kumuh, bersahabat dengan Aldo anak seorang pengusaha namun punya kelainan dengan fisiknya, ada sedikit syarafnya yang terga
  • Resensi Film /
    30 Jan 2010

    Dari Narnia I

    Pertama nonton film ini ketika pertama diluncurkan awal tahun 2006, namun ingatanku dalam film ini banyak inspirasi walau film ini jelas jelas film fiksi untuk segala umur. Karena film ini sangat menarik dan mampu membuatku terkenang dan banyak sekali pesan moral disana maka aku membeli DVD nya, jika ingin nonton bisa sewaktu waktu diputar. Cuplikan film ini adalah kisah sebuah keluarga di Jerman yang menjadi korban peperangan, karena orangtua ingin melindungi anak anaknya dari serangan musuh, maka orangtua dari kakak beradik Peter, Suzan, Edmund dan Lucy mengungsikan kerumah salah satu kerabatnya yang merupakan profesor misterius. Dirumah itu mereka seperti biasa bermain bersama dan pada suatu hari mereka main petak umpet dan Lucy sembunyi di lemari misterius disebuah kamar, ketika ma