FIGHT NEVER ENDING

  • Kuliner /
    30 Aug 2017

    Kopi Penambah Stamina

    Minum kopi buat saya bukan sekadar menyeduh dan meminumnya lalu selesai. Selalu ada pilihan dan ritual saat meminumnya. Pada waktu-waktu tertentu, saya akan memilih kopi hitam untuk menyegarkan pikiran dan kelelahan, kopi hijau untuk aromatherapy saat perlu konsentrasi penuh dan lebih fokus, kopi dengan campuran susu, krimer, latte, cappucino, mocca dan lain-lain untuk saat fun atau minum kopi sachet saat urgent di jalan ketika sakaw kopi. Saya dan kopi seperti sahabatan. Jika ada kabar kopi enak di suatu tempat, saya akan berburu kopi tersebut dengan effort tinggi. Begitu pula saat saya berkunjung ke Yogya, walau tempatnya jauh, saya berburu kopi yang dicelup arang membara. Yes, Coffee is my soul. Kopi Ginseng KUATTT dari CNI menarik perhatian saya. Campuran antara Kopi Arabika dan Kop
  • Kuliner /
    24 Nov 2016

    Pemandangan Indah Kuliner Bergizi di Danau Tondano dan Bukit Rurukan

    Rangkaian Jelajah Gizi Minahasa tak cukup dituliskan dalam satu atau dua artikel, saya akan membuat beberapa sekuel. Yang pertama saya tuliskan adalah hasil penjelajahan di hari pertama tiba di Minahasa. Makanan yang disantap di Restoran Tumou Tou di pinggir Danau Tondano yang tenang dan asri. Kami makan siang sambil membedah gizi setiap lauk yang terhidang dengan penjelasan dari Profesor Ahmad Sulaiman. Menikmati kuliner khas daerah jika di tempatnya langsung, memang lebih nikmat dan terasa keasliannya. Di sana bisa mengetahui juga kearifan lokal dan budaya cara mengolahnya sehingga muncul ke-khas-an cita rasanya yang tak dapat disamakan dengan makanan daerah lain walaupun bahan dasarnya sama. Perkedel NIKE Saat saya menulis artikel Perkedel Nike, kesulitan sekali menemukan Ikan Nike
  • Kuliner /
    5 Nov 2016

    Santapan Unik Dari Perairan NTT dan Manado

    Mengunjungi Nusa Tenggara Timur tahun lalu merupakan hal tak terduga untuk saya, melalui jalan menulis saya bisa mengunjungi tempat indah Pulau Lembata, lebih kurang tiga per empat jam dengan pesawat kecil dari Kupang. Penduduknya yang ramah dan pemandangan indah dengan laut biru dan perbukitan hijau, membuat saya termanjakan. Walau dalam rangka pekerjaan tapi saya menikmati perjalanan itu layaknya berlibur dan refreshing. Wisata kuliner jadi prioritas utama saya di sana. Saya tak ingin makan soto, bakso, sayur asem atau apa pun itu yang sering saya temui di Jakarta. Ditemani Kak Bernadete, saya keliling Lembata dan mengunjungi Desa Kolipadan. Di sana tak banyak warung makan jadinya saya mencicipi makanan khas NTT saat dijamu penduduk ketika kunjungan. Wah, ini kebetulan sekali. Saya bis