Opung Boru, memadukan dua budaya

Sejak Tahun 1982, sepeninggalnya Opung Doli maka Opung Boru tinggal bersama Ibu dan Bapakku, saat itu Opung Boru masih berumur sekitar kepala empat, karena Bapakku nikah ketika umur 20an. Opung Boru lahir Desember 1939. Dibawah ini foto tahun 1996.

Oh ya Opung Boru adalah Nenek dari Bapakku, beliau sebenarnya orang Sunda asli dari daerah Cianjur, menikah dengan Opung Doli yang asli Batak Toba, namun Opung Boru sangat pandai menyesuaikan diri dengan keluarga Batak dan dalam waktu setahun sejak menikah dengan Alm Opung Doli  mampu menguasai Bahasa Batak walau dialek masih Sunda, dan bisa memasak arsik ikan mas, kue lapet, pohul  pohul dan ombus ombus penganan Orang Batak pada umumnya.

092

Opung boru memadukan Kebaya Sunda dan Kain Ulos Batak, foto ini diambil tahun 1996

Kenapa saya menjadikan Opung Boru sebagai tokoh inspiratif untuk partisipasi kontesnya Eyang? Karena Opung Boru adalah ciri wanita Indonesia yang berhasil menyatukan dua budaya dengan rukun dan membuat dua keluarga berbudaya beda antara Batak dan Sunda bisa harmonis sampai anak cucu dan cicitnya, semuanya bisa selaras dan saling mengisi.

Selain itu Opung Boru punya 7 orang anak, Bapakku adalah anak pertamanya dan biarpun menjadi ibu rumah tangga total, Opung Boru sangat rajin mengajari anak cucunya jika belajar atau ngerjain peer sekolah, selain itu Opung boru membantu cari penghasilan tambahan, tidak mengandalkan gaji Opung Doli yang kerja Di Perumtel yang sekarang PT Telkom, dengan gaji pegawai negeri hanya golongan 1A.

Melihat ke 7 anaknya yang harus sekolah dan biaya hidup yang tak sedikit, Opung Boru mengasah keterampilannya menyulam, membordir dan membuat aneka kue untuk dijual, kadang dipasarkan dari mulut ke mulut melalui saudara yang sedang berkunjung atau ketika sedang mengunjungi saudara dan teman teman opung boru, saya senang sekali melihat karya karya Opung Boru, ada rompi dari sulaman benang wol, syal sulaman benang wol, bordiran motif binatang, bunga di kain strimin, bordiran mesjid di kain strimin, taplak sulaman dengan motif aneka bunga dan lain sebagainya, karya Opung Boru tidak hanya untuk dijual, kadang dipakai untuk memberi kenang kenangan atau kado pernikahan.

Yang membuat saya salut, pada saat sudah beranak cucu, Opung Boru masih produktif dan menghasilkan karya bagus itu dan masih bisa membantu perekonimian keluarga dengan kemampuan yang dimiliki yang didapat secara autodidack alias belajar sendiri, kadang saya sebagai cucunya merasa minder dengan opung saat itu.

Sekarang usia Opung telah 69 Tahun dan punya penyakit darah tinggi, tahun lalu sempat kena stroke dua kali anggota badan sebelah kiri tidak dapat bergerak, namun berkat kekuasaan Allah SWT, Opung dapat melewati masa kritis itu dirumah sakit selama seminggu, selebihnya menjalani perawatan alternatif dirumah, sekarang walau jalan kurang lancar seperti biasa namun Opung sudah bisa ngobrol lagi dan sehat walau keadaannya masih lemah.

Opung Boru memang bukan seorang super Hero seperti Cut Nyak Dien, Dewi Sartika, Martha Tiahahu dll, namun Opung Boru adalah wanita sederhana yang sangat besar jasanya buat suami, anak, cucu dan seluruh keluarga dari keluarga Batak dan Sunda, mampu menyatukan dua budaya yang sangat berbeda, mampu menghargai budaya suami dan mengadopsi yang patut, dan Opung adalah wanita dengan penuh karya yang walaupun sudah berumur masih mampu berbuat sesuatu untuk keluarganya dengan hasil keterampilan menyulam, membordir dan membuat kue.

Tak hanya itu, untuk para tetangga yang sudah mengetahui hasil karya Opung Boru dalam hal menyulam dan membordir, akhirnya minta diajarin dan jadilah para tetangga yang tadinya tukang rumpi jadi punya kegiatan membordir manual dan menyulam aneka kerajinan sebagai penghasilan tambahan keluarga, walau tidak besar namun ada hasilnya.

Dan Pssstttt…..saya bisa kuliah dan alhamdulilah dapat kerja yang cukup membanggakan juga sebagian besar berkat bantuan Opung boru dari segi materi juga moril, saya banyak mengadopsi sikap disiplin dan keramahan Opung Boru, saya salut bener sebab Opung Boru adalah Mojang Priangan asli namun bisa tegas dan disiplin dan tidak lembek, mampu mengimbangi Alm Opung doli yang dari Batak Toba asli.

Tags: ,

46 Responses to “Opung Boru, memadukan dua budaya”

  1. jumialely says on :

    aduh… inang anny.. pasti oppung borumu itu senang sekali. Memang memadukan budaya itu indah. seperti keluargaku yang Bhineka Tunggal Ika, ada Jawa, india, Chinese, toba, karo, amerika, manado, bali, masih banyak, sampe saya lupa inang.. rame :D

  2. Anjari Umarjianto says on :

    bahhh… butet, kau bawa opungmu itu.. hehehe..
    salut buat opung boru, sukses selalu.

    terima kasih kontribusinya ya teh ani :)

  3. okta sihotang says on :

    wah, salut dan bangga punya oppung boru seperti beliau to..

  4. idana says on :

    waaah opung itu nenek tho ??? hehehe asli baru tau :D

    semoga menang ya teh…..

  5. matanaga says on :

    kharismatik kali Opung Boru, pake motif perpaduan dua budaya
    cocoklah beliau kaw buat tokoh inspiratif
    mojang priangan jadi inang??

  6. uni says on :

    wah, opung boru luar biasa ^_^, istemewa sekali teteh, opung teteh ini ^_^

  7. belajar internet says on :

    Gambaran Opung Boru adalah sosok wanita sederhana yang mempunyai pengaruh besar dalam hidup keluarganya. Beliau mampu menghadirkan “nilai-nilai keluarga” secara nyata untuk ditiru oleh anak cucu.
    Bahagia tentu, memiliki sosok pribadi yg pantas dijadikan panutan.

    salam,
    luckyjo.

  8. lemontea says on :

    wahhh… inspiratif banget teh.. benerann… hehehhe

  9. NowGoogle.com adalah Multiple Search Engine Popular says on :

    menyempatkan berkunjung sobat. .

  10. ts says on :

    waaah keren opung bisa menyatukan budaya batak dan sunda yah teh…. jadi skrg cucunya apa dunk?? tetap dipanggil teteh kan hehe :)

  11. Aribicara says on :

    Teh ANny …

    kalau saja Media tahu dan sering meliput Opung Boru atau Nenek dari bapaknya Teh Anny. mungkin bisa juga seperti Gusdur kali yach peranya, Menyatukan banyak perbedaan dengan perdamaian :)

  12. Yessi says on :

    salam hormat buat oppung boru, teh Anny :)

  13. depz says on :

    horas oppunggg

    emang hebat dahh si oppung n si cucu
    :)

  14. thopo says on :

    hm….salut, tp seperti itulah kebanyakan wanita

  15. dayu says on :

    keren deh.
    nggak terpikir ya ulos dan kebaya bisa jadi trend baru, hehehe …

    salut !!!

    d

  16. sauskecap says on :

    sosok nenek yang patut ditiru….

  17. alamendah says on :

    Opungnya keren sekali…
    Yang muda23 kek saya kudu mo belajar ngikutin, nih

  18. Alfaro Lamablawa says on :

    wah keren….hehehehe
    Maaf baru bisa berkunjung
    semoga pintu maaf belum tertutup.

  19. erryandriyati says on :

    Oooo…Hebat sekali opung nya mba Anny…
    Salam buat sang Opung ya mba….
    Semoga sehat selalu…..

  20. julie says on :

    makanya opung boru punya cucu yang seperti sistaku ini

  21. abrus says on :

    Salut sama opung boru nan ‘mojang berulos … luwes banget .. :P

  22. pakacil says on :

    benar² sulit saya membayangkan bagaimana mendengar bahasa batak dengan logat sunda :)

  23. zee says on :

    Hebad ya opung boru. Biarpun asli Sunda tapi dia bisa menyesuaikan diri jadi perempuan batak, malah tadi melihat fotonya saja saya kira opung boru memang boru batak asli, tapi ternyata sunda toh. Memang jasa seorang perempuan sering kali tidak kentara seperti lelaki tp sebenarnya perempuanlah yang menjadi pahlwan dalam rumah tangganya.

  24. mellbondz says on :

    salam buat opung boru teh anny ya

  25. Irfan says on :

    Ok Juga…. Ompung boru itu dah dikasih marga belum

  26. wi3nd says on :

    sist,klu liat fotona opun9 boru da kaya oran9 batak,sebelum aku baca lanjut ternyata sunda asli :D

    hebat,salut untuk opun9 baru yah,salam takzim :)

  27. andivan says on :

    kapan ya ketemu opung boru..
    salam ya buat opung boru, teh anny.. :)

  28. Lamunadi says on :

    Kabarnya, orang Sunda ga mau kalo disebut orang Jawa ya?. Kan suku Sunda adanya di Jawa, maka mereka juga boleh dong disebut orang Jawa .. :)  maksa.com). Konsekuensinya adalah 7 anak dari Opung Boru dan Opung Doli semua adalah pejabat alias peranakan Jawa Batak .. :) .

    Salam salut untuk Opung Boru ..

    8-)

  29. faridaanakdesa says on :

    Opung kamu telah membuktikan bahwa perempuan juga patut jadi teladan. Salam kenal…

  30. melly says on :

    senangnnya bisa punya opung yang bisa membangkitkan semangat..
    salam buat opung teh :)
    semoga selalu bahagia dihari tuanya.

  31. Mamah Aline says on :

    senangnya memiliki opung boru yang bisa menginspirasi suami, anak,cucu dan keluarga, apalagi memadukan dua budaya sund dan batk, menandakan nenek mba anny memiliki fleksibilitas tinggi dalam bergaul, semoga senantiasa ehat dan panjang umur mba biarpun pernah stroke

  32. bintangtimur says on :

    Jadi pengen kenalan sama Opung Boru nih, mbak…saya penasaran banget dengan cara masak arsik ikan mas, boleh kan tanya-tanya… ;)
    Tokoh inspiratif mbak Anny tidak jauh-jauh ya, seorang nenek yang bisa memadukan dua suku dengan harminis dan mendidik anak-cucu menjadi sosok yang mandiri, itu adalah nenek yang luar biasa… :)
    ikutan komen Dez ah, hidup Opung Boru…!

  33. bintangtimur says on :

    Ehhh, saking buru-burunya, kok jadi Dez…Depz, maksudnya, mbak… :P

  34. koming says on :

    maju terus bwt opung …!!

  35. hes says on :

    sifatnya menurun pada teh ani ya? .. ramah tetapi tegas dan tidak lembek.
    btw. istilahnya kok tidak lembek sih teh ani? :lol:

  36. 'dee says on :

    aduh, bagus sekali posting ini. semoga menang (lagi) ya mbak anny di kontes yang ini… semoga opung boru selalu sehat… d.~

  37. pr14n says on :

    Waahh..aku jadi iri ama teh anny, soalnya aku cuman sebentar mengenal nenek & kakek ku, secara begitu usiaku masuk 15 th, aku udah ga punya kakek dan nenek lagi….salut buat opung nya teh anny….

  38. catatanhati says on :

    wah jadi kangen sama opung ku :)
    good luck nang

  39. delonelybie says on :

    i…waw… :mrgreen:
    salute for opung boru…
    salam ya teh buat opung-nya…^^
    kerja keras,,,,kerja keras,,,kerja keras…. :)

  40. p.s. i love you says on :

    [...] mie yang mana yang dimaksud mbak Anny dalam komentar yang ditulisnya di blog Irma, tapi, sepotong komentar tentang mie serta disebut- [...]

  41. onezry SiMaNaDaLaHI says on :

    wah…wah.. bagus banget postingannya…!!!
    aku juga dulu punya oppung (ibu Dari Mama aku) Baik banget.. kalau kedua orangtuaku ke kerja oppungku lah yang menjaga aku dan adek2 ku.. tapi sayang setelah aku SMP, oppungkku meninggal karena sakit…. aku doakan oppungMu Panjang Umur ya…!!!
    Salam….

  42. dr_naziel says on :

    Pami di Sunda mah.. uyut Boru panginten nya ,teh…. :)

  43. gusthy says on :

    jadi mbak Anny itu anak 1000 pulau tooh…
    hhehehe…
    calon2 pemenang nihhh

  44. Luv says on :

    wah keren yah Opung nya.. jadi ingin belajar merajut sama Opung . hmm pantesan cucunya seperti Anny, aku tahu dari mana semangatnya menurun hehehe

  45. Astaga.com Lifestyle On The Net says on :

    Nice story friend..

  46. yoszuaccalytt says on :

    Jadi ingat opungku..sekarang dia sudah renta 89 tahun tapi tetap semangat …
    salam kenal yachhh….. semoga opung borumu di beri kesehatan biar terus menjadi inspirasi buat yang mengenalnya…:)

    http://yoszuaccalytt.blogdetik.com

Leave a Reply

*
To prove you're a person (not a spam script), type the security word shown in the picture.
Anti-Spam Image

jika anda melihat tulisan ini, aktifkan css anda